Pertamina Energi Juara

YOGYAKARTA- Tim putra Jakarta Pertamina Energi merebut gelar juara Proliga Bola Voli 2017 setelah di final mengalahkan Palembang Bank SumselBabel 3-0 (26-24, 25-15, 25-12) di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Minggu (23/4).

Gelar juara itu merupakan yang pertama kalinya bagi tim yang diasuh Putut Marhaento tersebut. Prestasi terbaik mereka hanya mampu menembus final 2012. Gelar juara itu semakin lengkap dengan dua penghargaan lainnya, yaitu pelatih dan pemain terbaik. Putut dinobatkan sebagai pelatih terbaik, sedangkan Agung Seganti menjadi pemain terbaik.

Atas gelar juara tersebut, Pertamina mendapatkan hadiah Rp 200 juta, sedangkan runner up memperoleh Rp 100 juta.

Kemenangan itu seperti menjadi pelipur lara bagi tim Pertamina, setelah sebelumnya di tempat yang sama, tim putri Pertamina dikalahkan Jakarta Elektrik PLN dalam pertandingan superketat.  PLN, yang berambisi mencetak hattrick, mengalahkan Pertamina 3-2 (25-20, 24-26, 25-22, 18-25, 15-11)

Pelatih Bank SumseslBabel Samsul Jais mengatakan, hasil itu di luar dugaan. “Permainan imbang cuma di set pertama, set dua dan tiga tidak ada permainan sama sekali. Kami dibunuh servis lawan, tidak bisa receive bahkan menyerang,” kata Samsul.

Agung memprediksi final akan ramai, seperti di final-final sebelumnya. “Biasanya berlangsung ketat hingga lima set, tetapi servis kami memang bagus, semua pemain juga all out, terutama dua pemain asing kami,” kata mantan pemain Bank SumselBabel ini.

Alexander Minic, pemain dari Montenegro andalan Pertamina, memang mempunyai servis luar biasa. Di awal set ketiga, dia mencetak 11 poin berturut-turut dari servisnya. Beberapa kali servisnya menghasilkan ace, dan lainnya tidak dapat dikembalikan dengan sempurna.

 

Putut menilai, hari ini Bank SumselBabel bermain di bawah performa terbaiknya dan itu memudahkan timnya meraih poin. “Saat tertinggal, mereka sulit membalikkan keadaan. Saya menginstruksikan pemain untuk melakukan servis yang bagus. Set pertama berjalan ketat karena pemain Sumsel fisiknya masih bagus. Set berikutnya, sepertinya fisik mereka sudah habis. Ketika kami berhasil memenangi set pertama, mereka sepertinya langsung kehilangan performanya,” katanya.

2017-04-23T12:54:10+07:00

Leave A Comment